Kamis, 01 Oktober 2009

Gempa Bumi Sumatra Barat

Kemaren, 30 September 2009 tepat pukul 17.15 negri kami diuji Allah dengan cobaan Gempa Bumi. Gempa yang berkekuatan 7,6 SR mengguncang Bumi Andalas selama lebih kurang 2 menit.
Saya yang tinggal di Bukittinggi tak jauh dari pusat gempa cukup kaget. Sore itu seperti biasa saya sedang membaca beberapa status kawan kawan di facebook dikagetkan dengan guncangan.
Saya kaget, tapi karna Sumatra Barat sudah biasa dengan dengan gempa saya hanya cuek dan tetap duduk di depan laptop.
Tapi gempa makin lama makin kuat dan semakin berayun.
Suami saya lansung panik dan membawa Arel yang lagi tidur ke teras samping sedangkan saya lansung masuk ke kamar nenek untuk membawa nenek keluar rumah.Alhamdulillah Allah tidak membuat saya panik.Karna nenek sudah tua ( usia 80 tahun) dan dalam kedaan kaget, beliau agak susah untuk berjalan keluar dari kamarnya untuk menuju ke teras sanping.Sementarasuami saya berteriak menyuruh saya cepat keluar... Saya ingin berlari keluar karna ngerimelihat semua perabot bergoyang... sungguh mengerikan...
Alhamdulillah saya berhasil membawa nenek keluar rumah..
Gempa kemaren terasa sangat lama, plafon rumah pun bergemuruh... menakutkan.....
Saya sudah feeling kalau gempa ini pasti lebih dari 7SR.

Tak berapa lama kami masuk ke rumah.. suasana gelap karna lampu mati...
Saya mencoba menghubungi keluarg yang ada di kota Padang ( semua keluarga saya ada di Padang, saya tinggal di Bukittinggi karna ikut suami)
tapi Ya, Allah saya gak bisa menghubungi siapapun keluarga saya di Padang.
Saya tetap keukeh menghubungi sepupu, tante, ponakan.. tapi tetap gak bisa.

Saya sadar, dari goncangan gempa tadi, artinya itu adalah gempa yang berasal dari laut. Saya bener bener panik, gimana nggak, Padang itu kan kota yang sangat berpotensi Tsunami.

Sampai malam saya masih belum bisa mebhubungi keluarga di Padang, dan kabar apapun kami gak dapat karna lampu masih mati. so gak bisa nonton TV

Paginya saya lansung hidupkan TV
Ya Allah berita hari ini semua tentang Gempa Sumbar. Saya sampai menangis melihat keadaan kota Padang. Banyak bangunan rubuh dan banyak orang yang terperangkap di bawah bangunan itu.
Ya Allah apakah ini hukuman mu untuk negri ku?

5 komentar:

IbuDzakyFai mengatakan...

Mudah-mudahan keluarga di Padang baik-baik saja ya eva..........Kalo keluargaku di Solok, dan Di PAdang alhamdulillah baik-baik saja.....

isma mengatakan...

terkenang kembali dg bencana gempa dijogja 2006 lalu, semoga kita diberi kekuatan dan kesabaran ya... salam kenal bunda eva...

ke2nai mengatakan...

alhamdulillah mbak sekeluarga gpp ya.. semoga keluarga yg di padang juga begitu ya mbak..

Budi Setiawan mengatakan...

Mudah2an saudara2 kita di Padang mendapatkan ketabahan, kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT, amiin
salam kenal
Diktat Kuliah Manajemen

Distance Learning Indonesia

Nia mengatakan...

Akhirnya gimana kabar keluarga di padang mbak? smoga baik2 saja yachhh....