Jumat, 19 Desember 2014

Mengkonsumi Rumput Kebar

Setelah sebulan beristirahat setelah keguguran bulan lalu, aku mulai browsing lagi untuk mencoba metode baru untuk program hamil. Bulan Desember ini aku mencoba menerapkan hidup sehat, bangun dan tidur dengan teratur, mengkonsumsi makanan buah dan sayur. Selain mengkonsumi sari kurma madu aku juga mencoba mengkonsumsi Rumput Kebar. Rumput kebar banyak dijual di onlineshop. Apa salahnya untuk mencoba. Mulailah aku hunting mencari online shop yang bisa dipercaya menjual rumput kebar asli.

Rumput kebar di Indonesia banyak terdapat di daerah Distrik Kebar Manokwari Propinsi Papua Barat. Nama lokal dari rumput ini adalah “banondit” yang artinya banyak anak. Menurut pengalaman orang Papua terutama para ibu-ibu, rumput kebar yang diolah menjadi simplisia kemudian digodok dan airnya diminum dapat digunakan sebagai penyubur kandungan dan ini sudah dipraktikkan cukup lama.

Manfaat rumput kebar Rumput kebar banyak manfaatnya, yaitu sebagai obat kumur, sariawan, penawar racun bekas gigitan ular dan obat cuci perut untuk anak-anak, meningkatkan stamina, mengatasi demam, nyeri pada tulang, dan malaria. Terkait kesuburan, rumput kebar dapat menormalkan siklus haid dari 14 hari menjadi 28-30 hari; selain itu rumput kebar dapat meningkatkan perkembangan folikel karena mengandung saponin yang merupakan bahan dasar untuk sintesis hormon steroid yang dapat memperbaiki kinerja sistem reproduksi.

Vitamin E banyak mengandung Vitamin E juga berfungsi untuk mencegah keguguran, menjaga kesehatan dinding rahim, plasenta, meningkatkan kemampuan sperma membuahi sel telur dan berperan dalam pembentukan hormon testosteron; Menurut hasil penelitian, di dalam rumput kebar juga terdapat vitamin B6, B12, asam folat, dan vitamin C (Vitamin B12 bermanfaat sebagai penambah dan peningkat kualitas sperma; dan vitamin B6 peningkat kesuburan wanita.)
Vitamin A yang terdapat dalam rumput kebar memiliki peran dalam pembentukan sel telur serta melindunginya dari serangan radikal bebas yang juga merupakan sumber antioksidan.

Alhamdulillah akhirnya aku menemukan OS yang menjual rumput kebar. Aku mulai menngkonsumsi rumput kebar sejak haid mulai bersih sampai selesai masa subur.

CARA PAKAI
Ambil 15 batang rumput kebar, masukkan dalam teko besar, tuangkan airpanas yang baru mendidih sebanyak 1 liter, tutup rapat setelah dingin saring dan siap untuk dihidangkan.
Untuk hasil maksimal, rebus sampai mendidih, lalu disaring dan siap dihidangkan. Perebusan bisa dilakukan berulang-ulang sampai warna air bening dan tidak berwarna.
Dapat diminum 3x sehari yaitu pagi, siang dan sore.
Dosisnya satu gelas setiap minum.
Istimewanya air rumput kebar ini dapat dicampur dengan gula pasir untuk menghilangkan rasa sepat atau bisa dengan Madu (dianjurkan pakai Madu)



Kamis, 18 Desember 2014

SAYA IKHLAS

Sejak dinyatakan hamil, aku mengajukan cuti supaya bisa bedrest selama 1 bulan. bagaimanapun kehamilan ini sangat berarti mengingat perjuanganku selama 10 tahun ini. Setiap hari aku minum vitamin penguat kandungan Premaston yang diresepkan oleh Dokter Suryo, minum aspilet yang fungsinya untuk mengatasi pengentalan darah. Aku gak beraktifitas banyak.. hanya berbaring dan sekali sekali ke dapur untuk membuat makanan. Tapi gak sampai memasak berat berat yang mebuat capek.

Tanggal 27 Oktober 2014 aku menemui dokter di RS untuk memperpanjang surat ijin tidak masuk kerja. Saat itu aku dokter memintaku untuk melakukan USG untuk mencheck pekembangan janin

Dengan tenang aku mulai di USG.. Ternyata Subhanallah.. dokter tak lagi menemukan kantung janin yang minggu lalu masih terdeteksi melalui USG. Dengan sabar dokter mencari cari. Dan memang benar kantung janin sudah tak ada. Dokter menjelaskan mungkin minggu lalu ( tanggal 14 Oktober ) aku betul keguguran. Bukan flek biasa dan kalaupun sempat di check masih terdeteksi kantung janin minggu lalu bisa jadi itu adalah sisa sisa kantung yang sudah luruh sebagian dan hari ini ternyata semua kantung udah luruh dan tak bersisa apapun.

Well, I'm okay.... nggak nangis, nggak nyesek. nggak uring-uringan. Aku ikhlas...seikhlas-ikhlasnya... Mungkin memang belum waktunya untuk aku menikmati masa masa hamil seperti wanita yang lain. aku yakin akan datang masa yang indah itu.

Tuhan tidak akan membiarkan umatnya berjuang diluar kemampuannya. Tuhan hanya ingin melihat seberapa besar keinginan kita, seberapa jauh kita telah berusaha dan berjuang, seberapa lama kita bisa bersabar dan bertahan di setiap ujian. Tuhan tahu keterbatasan kita. Anak bukanlah karya atau buatan manusia, tapi Karya Tuhan. Human can't create human. Dan Tuhan tahu waktu yg tepat untuk menyelesaikan Karya-Nya. Tapi Tuhan tetap akan membiarkan manusia untuk selalu berusaha. Yah, bagian manusia adalah berusaha,...dokter hanyalah perantara yg dipakai sebagai alat perpanjangan Tangan-Nya. selebihnya Tuhan lah yg akan menyelesaikan.

Selasa, 04 November 2014

Perasaan bagai Roler Coster

Setelah menjalani Laparoskopi 29 Agustus yang lalu, tanggal 1 septembernya saya haid.Tepat 3 hari setelah LO. Ada perasaan yang berbeda saat haid, biasanya saya merasakan nyeri yang teramat sangat, perut kram dan sakit pinggang. Tapi saat itu saya tak merasakan nyeri lagi. Alhamdulillah. Saya juga pernah membaca sebuah tulisan klo setelah LO haid kita gak akan nyeri lagi. Mudah mudahan sampai nanti nanti gak akan adablagi nyeri yang berlebihan seperti dulu.

2 minggu setelah LO saya masih beristirahat di rumah. Minta izin untuk gak mengajar.Alhamdulillah sebelum pulang dokt sudah membekali dengan suratbijin sakit selama 2 minggu. Selama 2 minggu itu saya betul betul istirahat untuk pemulihan. Hari kelima setelah LO saya diserang batuk yang lumayan hebat. Duuh karna batuk terus tusan perut kiri saya ngilu apalagi bekas jahitan Lo terasa agak ngilu. Untunglah batuk ini hanya beberapa hari saja

Setelah 2 minggu saya mulai menjalankan program hamil seperti yang disarankan untuk mencoba secara alami. Tiap nari saya mengkonsumi habbatusaudah 7 x 3. Begitu juga dengan suami. Saya juga mengkonsumsi jus 3 diva yang katanya bagus untuk hormon. Saya bermusuhan dengan junk food, mie instan, bakso dan sodara sodaranya. Saya juga berusaha untuk rilek dan gak mau berfikiran macam macam.

Tanggal 6 oktober , sehari setelah lebaran idul adha, saya kembali menemui dokter suryo untuk konsultasi. Ketika usg Tranvaginal, dokter suryo melihat satu titik di rahim yang dicurigai sebagai kantung janin... artinya, saya HAMIL.

Apa?? Saya hamil ?? Betulkah ??

Dokter Suryo juga terkejut karna ini terlalu cepat. Tapi bagi Allah, gak ada yang tak mungkin, selagi umatnya selalu berdoa dan berusaha tak akan ada yang tak mungkin. Karna masih sangat rentan dokter.suryo memberi suntikan penguat karna mengingat jauhnya perjalan yang akan saya tempuh dari Pekanbaru ke Bukittinggi. Perjalanan darat selama 6 jam. Suntikan diberikan dibagian perut dan lengan.

Dan lagi lagi saya mendapat surat dari dokter untuk tidak masuk kerja beberapa hari

Arel sangat bahagia sewaktu diberitahu klo ada calon adeknya. Katanya gak sabar menunggu adek bisa berdiri dan berlari.

Tanggal 14 oktober sore tiba tiba saya mengalami flek coklat. Dengan perasaan cemas saya lansung bedrest. Saya tetap erfikiran positif bahwa semuanya masih baik baik saja. Setelah magrib tiba tiba flek menjadi darah segar yang jumlahnyablumayan banyak. Dengan perasaan tak menentu saya dan suami menemui salah seorang dokter di kota saya. Sewaktu di usg abdomen dokt mengatakan bahwa kantong janinnya sudah tak ada lagi, semuanya sudah keluar. Duuh, hati ini rasanya hancur, sediih dan kosong. Kebahagiaan yang baru saya rasakan 2 minggu ini lansung hilang begitu saja. Saya menangis di ruangan dokter. Perawat mencoba untuk menenangkan hati saya. Kaki ini rasa gak kuat untuk berjalan keluar dari ruangan dokter.

Malam harinya saya menelfon dokter Suryo dan menceritakan apa yang terjadi. Dokter Suryo menguatkan saya dan mengatakan kita mulai lagi program hamil dan meminta supaya saya jangan terlalu sedih.

3 hari kemudian, tepatnya tanggal 17 september semua flek sudah bersih. Saya agak heran. Kalau ini haid atau keguguran pasti waktunya panjang. Sekurang kurangnya 7 hari. Dan sewaktu saya flek tanggal 14 saya gak merasakan perut sakit ataupun kram. Malamnya saya menemui SPOG yang lain di kota saya. Dari hasil usg abdomen terlihat masih ada kantong hamil. Alhamdulilah.. berarti saya masih hamil.. Segera saya melupakan kesedihan dan tetap berpositif thinking bahwa calon bayi di dalam rahim saya kuat dan sehat.

Apa itu LAPAROSKOPI ?

Laparoskopi Apa sih laparoskopi itu? Mengapa saya jarang mendengarnya?

Teknik bedah laparoskopi ditemukan pada akhir abad ke 20, dan merupakan suatu terobosan besar dalam bidang medis.

Laparoskopi berasal dari kata ”laparo” (bahasa Latin) yang berarti abdomen atau rongga perut, dan ”oskopi” yang berarti melihat melalui scope (lensa).
Laparoskopi adalah tindakan bedah yang dilakukan pada rongga perut (abdomen). Berbeda dengan bedah konvensional yang memerlukan sayatan mayor/besar hingga belasan sentimeter, laparoskopi hanya memerlukan luka sayat yang sangat minim, sekitar 0.5 hingga 1 cm di dinding perut.

Keuntungannya, luka sayat yang minimal tersebut sangat kecil beresiko pada perlengketan dan infeksi, serta lukanya jauh lebih cepat sembuh.
Tindakan laparoskopi umum diterapkan pada kasus-kasus kelainan pada organ di dalam rongga perut, seperti usus buntu, pengangkatan kantong empedu, penyakit batu empedu dan masih banyak lagi.

Perkembangan terbaru akhir-akhir ini, bahkan hanya diperlukan satu sayatan pada dinding perut di bawah pusar (Single Incisión Laparoscopic Surgery).

Sedangkan pada kasus di bidang kandungan dan infertilitas, diperlukan tiga sayatan pada dinding perut. Satu di sekitar pusar, satu di bawah perut kiri dan satu lagi di sebelah kanan untuk melihat kedua tuba falopi. Sebagai pasien laparoskopi saya bisa mengatakan bahwa lokasi sayatan adalah sedikit dibawah pusar, dan di sekitar garis karet/ban celana dalam :D.

Bagaimana sih cara kerjanya?

Pasien diminta untuk berpuasa malam sebelum operasi. Pasien juga diminta untuk mengosongkan usus besar (rectum). Artinya diminta untuk BAB beberapa jam sebelum operasi, kadang pasien diberi obat melalui anus untuk membuang kotoran. Hal ini penting untuk mengurangi “racun” dalam tubuh selama operasi, dan pasien bisa terhindar dari rasa kebelet setelah operasi selesai dan bisa istirahat dengan tenang tanpa “keharusan BAB”.

Pasien akan dibius dengan anestesi umum, kemudian melalui luka sayatan kecil, alat yang disebut laparascope dimasukkan melalui lubang/sayatan di dinding perut.

Laparoscope adalah ’pengganti mata dokter”, -sebuah alat operasi dengan lensa mikro/ teleskopik, -berdiameter 5 – 12mm, yang terhubung dengan video kamera dan xenon (sumber cahaya). Jadi, dokter akan melihat dan mengoperasi bagian dalam perut pasien melalui display layar monitor TV. Keren kan? :D

Gas CO2 dimasukkan ke rongga perut pasien hingga menggembung dan terbentuk rongga sebagai bidang operasi ideal. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dokter mengoperasikan alat-alat laparoscope dan tidak mengganggu atau melukai organ-organ lainnya di dalam perut.

Jangan kuatir, dosis dan durasi insuflasi CO2 pasti diawasi dengan sangat ketat oleh dokter. Gas CO2 adalah gas yang aman digunakan dalam operasi karena gas tersebut tidak terbakar dan mudah diserap oleh tubuh dan kemudian dibuang melalui respirasi.

Maksudnya tidak terbakar?

Begini, kadangkala digunakan electrosurgicalm, serupa “solder listrik” yang digunakan untuk membakar bagian-bagian atau jaringan yang mengganggu seperti kista, sehingga jaringan tidak terbentuk lagi, dan pendarahan bisa dihindari. Nah, gas CO2 tidak akan terbakar oleh alat-alat tersebut.

Ngeri aja atuh kalau terbakar…

Setelah operasi, apa yang terjadi?

Setelah laparoskopi selesai, pasien akan dibawa ke ruang pemulihan hingga tersadar dari pengaruh bius. Setelah dinyatakan aman, pasien bisa kembali ke ruang perawatan. Yang umum dirasakan adalah pusing, ngantuk, mual dan nyeri pada perut. Yakin aja, Anda akan ditangani dengan baik. 24 jam pertama pasca operasi, sebaiknya benar-benar bedrest ya…

Kembung itu wajar saja, karena memang perut kita ”dipompa” dengan gas CO2. Tanyakan pada dokter atau perawat, kapan boleh mulai minum dan makan. Jangan nekat minum/makan tanpa advis persetujuan dokter ya…

Harus kentut dulu ya?

Enggak juga sih… bisa kentut itu baik, tapi ada kalanya kentut nggak bisa bebas merdeka keluar kan… Dokter atau perawat akan mendengarkan pergerakan dan suara usus melalu stetoskop. Usus kita akan memberikan sinyal kapan usus kita aman untuk dimasuki minum atau makanan.

Intinya, ikuti apa kata dokter. That’s it.

Berapa lama pemulihannya?

Karena operasi laparoskopi ini sangat minim lukanya, resiko pendarahan dan perlengketan hampir tidak ada, maka pemulihannya relatif lebih cepat. Biasanya dokter akan memberikan antibiotik yang disuntikkan untuk mencegah infeksi di dalam.

Operasi laparoskopi saya

(Agustus 2014) hanya perlu ODC (One Day Care), artinya setelah terbebas dari pengaruh anestesi, saya bisa langsung pulang dan beristirahat di rumah.

Sakit nggak sih?

Yah, namanya dilukai ya tentunya ada rasa sakit. Tapi sakitnya bisa diatasi kok. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit (pain killer) secara oral dan anal. Ada satu jenis obat yang dimasukkan lewat -maaf, anus, untuk menghilangkan rasa sakit. Obat ini cukup ampuh menghilangkan rasa sakit dan tak nyaman pada perut.

Ada pendarahan?

Ya. Jelas.

Jangan kuatir, pendarahan pada luka operasi sangat minim kok, bahkan hanya diperlukan ganti perban 1 kali saja pada hari ke 3 atau hari ke 5. Kebetulan saya buka perban di hari ke 3
Setelah operasi laparoskopi organ reproduksi, biasanya akan ada pendarahan ringan-sedang yang keluar dari vagina seperti darah haid. Tidak sebanyak darah haid, tapi sebaiknya tetap ditampung dengan pembalut steril.
Pengalaman setiap pasien mungkin berbeda ya…

Berapa biayanya?

Sebelum menjalani operasi laparoskopi, tanyakan /pastikan dulu kepada dokter Anda atau rumah sakit tempat operasi berlangsung, tindakan apa yang akan diambil. Biasanya ada perbedaan biaya atas laparoskopi diagnostik (dokter melihat kondisi/gangguan di dalam tubuh pasien) -untuk menegakkan diagnosa secara tepat- dan laparoskopi operatif/ korektif (dokter mengoperasi dan mengkoreksi/membuang bagian-bagian yang mengganggu). Biayanya berkisar antara 12.5 juta hingga 21.5 juta, atau bahkan lebih, tergantung pada kondisi dan tindakan yang diambil pada waktu laparoskopi. Laparoskopi saya memakan biaya Rp 20 juta. Agak mahal memang karna selain memperbaiki tuba, ternyata ditemukan juga miom di dekat tuba. Jadi sekalian diangkat miomanya dan Alhamdulillah tuba saya tetap selamat.

Gimana setelah laparoskopi?

Bekas operasi akan ditutup perban dan plester steril anti air. Setelah pulang dari rumah sakit, kita boleh kok mandi seperti biasa, –jangan menggosok area plester– Sebaiknya makanlah makanan yang lunak dan mudah dicerna, supaya BAB lancar tanpa harus mengejan.

Nah, pada hari ke 3 -5 biasanya kita diminta untuk kontrol ke dokter. Dokter akan melihat kondisi luka bekas operasi dan mengganti perban.

Setelah itu bekas luka akan terasa agak gatal. Wajar kok. Jangan digaruk ya.. dinikmati saja… :D

Saya takkuuuttt…..

OK, saya bisa mengerti perasaan Anda.. tenang saja, jangan terlalu kuatir. Yakinkan diri bahwa Anda akan baik-baik saja. Berdoa menurut keyakinan juga membantu banget lho… Anda tidak akan melihat alat-alat operasi berupa pisau dan gunting yang mengerikan berderet-deret gitu kok…

dokter anestesi saya sangat santai, mengajak ngobrol dan menenangkan diri saya. Rasanya baru 5 hitungan saya terpejam, tau-tau saya membuka mata lagi sudah tersadar di ruang pemulihan… :D.

In short, harus siap lahir dan batin.. finansial dan mental…

Semangat!!

Catatan: beberapa informasi saya ambil dari website ini. Silakan klik untuk informasi lebih mendalam.

Minggu, 19 Oktober 2014

Laparoskopi

Setelah lebih 10 tahun menikah dan arel pun sudah berumur 5 tahun, saya pun berfikir untuk memulai lagi program hamil. Tahun lalu udah dimulai dengan HSG di RS BMC Padang. HSG nya sakit banget dan hasilnya tuba kiri non patent atau tersumbat. Itu salah satu penyebab saya susah untuk hamil.

Tanggal 28 september 2014 saya dan suami berangkat ke pekanbaru untuk menemui dokter Suryo Bawono. Saya sudah lama membaca artikel tentang dokter Suryo ini baik dari internet maupun dari FP beliau. Tanggal 29 siang saat konsul dengan dengan dokter suryo, beliau lansung menyarankan untuk Laparoskopi karna dari usg transvaginal udah ketahuan kedua tubaku ada masalah dan ada perlengketan. Dan beliau menyarankan untuk laparoskopinya malam itu jug?. Waaah.. lansung LO tanpa persiapan ? Si dokter mengatakan semakin cepat semakin baik. Apalagi waktu itu hari jumat, siapa tau dapat barokah jumat kata dokt suryo. Apalagi dari usg keliatan tuba kiri udah agak parah.

Setelah dari dokter suryo saya ingin mencari second opinion. Kebetulan saya mempunya teman di pekanbaru. Seorang Dokter juga dan kebetulan suaminya adalah SPOG juga. Lansung kami janjian dan konsul. Alhamdulilah suami teman saya yaitu Dr. Ihsan Suheimi sangat ramah dan komunikatif. Melihat usia saya yang udah gak muda lagi, beliau menyarankan untuk bayi tabung. Saya pun setuju. Dari hasil pemeriksaan Dr Ihsan Suheimi pun saya diharuskan untuk laparoskopi.. waaah ternyataa beneran nih ada masalah berat di tuba.

Malam harinya tanpa pikir panjang saya memutuskan untuk dilakukan Laparoskopi. Saya bener bener udah pasrah kalau seandainya tuba saya harus diangkat karna adanya penyumbatan. Karna untuk bayi tabung gak msalah tuba diangkat. Saya bener bener pasrah malam itu. Sebelum laparoskopi dilakukan , saya menelfon beberapa keluarga untuk memberitahu rencana operasi ini dan meminta doa supaya laparoskopi brjalan lancar.

Pukul 10 malam saya, suami dan arel berangkat ke RS santa maria karna dokter Suryo melaksanakan laparoskopi di RS itu. Mulailah saya melakukan serangkaian pemeriksaan. Mulai check darah.. check jantung, check dada dll. Ada perasaan takut dan saya rasanya ingin membatalkan laparoskopi. Tapi suami selalu mensupport dan memberi semangat supaya saya tetap tenang. Pukul 11 saya berganti pakaian dan didorong menuju ruangan operasi. Jangan ditanya bagaimana rasanya masuk ruangan operasi. Saya diajak ngobrol oleh para dokter yang berjumlah 6 orang dan saya gak tau apa apa lagi.

Saya terbangun.. tapi badan gak bisa digerakkan. Saya memanggil arel..rasanya susah banget untuk memanggil arel. Dan ternyata suami saya ada didekat saya.. ada arel juga yang lagi tidur di kasur sebelah saya. Saya masih blom tau apa apa. Gak ingat apa apa. Suami berkata " Alhamdulillah, laparoskopi mami udah selesai, ada miom kecil udah diangkat dan tuba mami gak dibuang. Semuanya udah diperbaiki". Waah ternyata saya baru sadar dari pengaruh bius setelah laparoskopi. Alhamdulillahnya Allah.. tuba saya masih bisa diselamatkan.

Pemulihan setelah laparoskopi itu ternyata gak lama. Alhamdulillah gak ada perasaan sakit atau ngilu. Pada hari ke 3 perban udah bisa dibuka. O iya siangnya setelah laparoskopi saya sudah bisa jalan pelan pelan sendiri ke kamar mandi. Alhamdulillah semoga program saya setelah ini brhasil. Amin ya rabbil alamin.

Sebelum pulang ke Bukittinggi, saya konsul lagidengan dokter Suryo. Alhamdulillah hasil hasil usg terlihat rahim saya sudah bersih.. gak ada miom dan gak ada lagi perlengketan. Pulang dibekali obat dan vitamin yang banyak banget. Ada habbatusaudah 7 botol dan beberapa vitamin penyubur

Minggu, 12 Januari 2014

Malaca, Im Coming Again

Alhamdulillah kesempaatan ntuk mengunjungi malaka datang lagi. Istimewanya kali ini saya datang bersama keluarga kecil kami. Saya beberapa kali mengunjungi kota wisata ini, tapi datang bersama Arel dan suami adalah yang pertama kali. Memang impian saya sejK dulu ingin mengunjungi kota ini bersama suami dan arel.. ingin menikmati keindahan kota ini bersama.. menikmati malaka yang cantik di malama hari bersama suami.



Sungai Malaka malam hari





Keindahan taman kota dimalam hari



Sungai malaka siang hari



Kurang lengkap perjalanan ke Malaka kalau tidak pernah naik becak "meriah " Malaka



Di benteng A Famosa, benteng yang dibangun oleh bangsa portugis



Air mancur Victoria yang terletak di tengah kota Malaka



Jantung kota yang bersih, tertiba dengan bunga bunga yang indah.. serasa berada di Eropa



Arel di dekat meriam peninggalan Portugis di benteng A famosa



Replika kapal portugis yang pertama kali datang ke malaka

Minggu, 09 September 2012

Cerita Seru di Singapore

Beberapa bulan yang lalu kami melakukan perjalanan kagetan, perjalanan yang tanpa direncanakan sama sekali. Hanya libur 3 hari yaitu Sabtu, Minggu dan senin yang dimanfaatkan. Kebetulan Senin itu aku memang tak ada kelas. < br / br > Rencana awal, kami berangkat menuju batam, kebetulan waktu itu tiket dari Padang - Batam sangat murah, yaitu hanya Rp 350.000 per orang. Maka berangkatlah kelurga kecil kami menuju batam.



Ini ketika baru sampai di Batam. < br / br > menggunakan pesawat Lion, lumayan hemat ongkosnya lho

Sempatnya berfoto di Bandara Hang Nadim batam.< br / br > Udara batam yang lumayan panas lansung menyambut kami... Keluar dari Bandara, taxi yang cukup tertib telah menunggu penumpang yang akan menuju ke Batam kota. Perjalanan sekitar 30 menit menuju hotel. Ongkos taxi dari Bandara ke dalam kota sepertinya sudah di tetapkan yaitu Rp 75.000 ( gak tau apakah mahal atau murah )

Untuk urusan hotel di Batam sangat menyenangkan. tarif hotel tak begitu mahal dan ada banyak hotel hotel bagus yang setaraf bintang 4 dan 5

Kami menginap di hotel GOODWAY, hotel bintang 4 di daerah Nagoya.Lokasi yang paling strategis untuk yang suka shopping, gimana nggak, di depan hotel ada banyak toko toko yang menjual tas tas branded serta parfum dan jam tangan dengan harga yang sangat miring. bahkan bisa ditawar lho.

Untuk tarif hotel bintang 4, hotel GOODWAY cukup bersahabat.

Keesokan harinya kami menuju Harbour Bay, pelabuhan dari batam menuju Singpore. Perjalanan menggunakan Ferry hanya 45 menit dari batam ke Singapore

ini adalah tempat penjualan tiket Ferry

Saya membeli 3 tiket PP karna kami rencananya malam hari akan pulang ke batam lagi menggunakan kapal Ferry malam. Harga tiket tak terlalu mahal, untuk 3 orang ( saya , suami dan Arel ) tiket PP hanya Rp 606.000 ( cukup murah bukan?? ) hanya dengan uang sekitar 600 ribuan kita sudah sampai di luar negrri hehehehe

kapal Ferry yang membawa kami menuju Singapore, sangat nyaman, bersih dan teratur.Ukurannya kecil dan berjalan lumayan kencang sehingga perjalanan tak membosankan



Kami sampai di Harbour Front Singapore pukul 10 pagi. setelah check semua pasport.. imigrasi dan sebagainya kami bersiap siap untuk keluar dari pelabuhan.Tapi ya ampuun, suami saya dipanggil oleh petugas cukai karna di dalam sakunya terdapat sebungkus rokok. Ternyata ada aturan kalau masuk Singapore tak boleh membawa rokok. Alamaaaakkk.. saya panikk.. takut suami ditangkap. Tapi Alhamdulillah semuanya bisa selesai setelah suami saya membayar uang cukai sebungkus rokok itu $7. Ada ada ajaaa.. (* sebuah pelajaran, jangan membawa roko masuk ke Singapore )